Header Ads

https://bizlawnews.id/

BUMDes Desa Labuha Targetkan Pendapatan Rp 2 Miliar per Tahun

Ketua BUMDes Desa Labuha Hi Samiun Andika. Foto : Bahrudin Sajim.

HALSEL - 
Pemerintah Desa Labuha Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, semenjak tahun 2017 lalu telah resmi membentuk Badan Usaha Milik Desa ( BUMdes) yang diberi nama Sejahreta Mandiri. Badan usaha yang dikelola menggunakan dana sharing baik dari dana desa dan pihak ketiga ini, disinyalir bergerak pada sektor jasa, dengan cara membangun pasar Moderen Semi Swalayan. Selain pembangunan pasar moderen BUMdesa usaha mandiri ini juga mengelola kebutuhan minyak dengan pasokan 300 ton dalam setiap bulan.

Ketua BUMDes  Desa Labuha Hi.Samiun Andika ketika dikonfirmasi awak media di ruang kerjanya Jum'at ( 28/05/2021) menjelaskan, pihaknya berharap dukungan dari semua pihak baik dari stakeholder Pemerintah Daerah maupun semua elemen masyarakat.

"Kami berharap dukungan semua pihak,untuk BUMdesa ini sudah lama di bentuk,sehingga setelah pembentukan disertai dengan pembangunan Pasar moderen semi Swalayan ini," ungkapnya.

Untuk sumber anggaran pembangunannya bersumber dari dana sharing baik dari desa maupun pihak ketiga. Terkait dengan jumlah ruko yang saat ini dibangun kurang lebih 89 lapak,meskipun belum semua terbilang maksimal,tapi yang ditargetkan demikian.

Pembangunan pasar moderen Desa Labuha oleh BUMDes menjadikan badan usaha desa itu menjadi berkembang. Foto : Bahrudin Sajim.

Ia menambahkan, "untuk masyarakat yang jualan,karena ini pasar desa maka kami akan prioritaskan masyarakat labuha,selain masyarakat yg jualan kami juga akan berdayakan pemuda-pemuda yang putus sekolah guna dipekerjakan entah sebagai keamanan maupun pengelola parkiran."

"Untuk pembangunan sejauh ini kami belum hitung rinciannya,akan tetapi kami perkirakan menghabiskan anggaran 7 Miliyar lebih. intinya kami akan berupaya dalam pengelolaannya akan diupayakan semaksimal mungkin,jadi pasar selain sebagai tempat jual beli barang,juga menjadi tempat wisata bagi pengunjung,selain itu juga akan me jadi ikon bagi Desa Labuha," paparnya.

Terpisah Kepala Desa Labuha Badi Ismail menjelaskan,pihaknya menargetkan dalam waktu dekat jika pekerjaan ruko tambahan bagian depan sudah selesai maka peresmiannya direncanakan akan dilakukan oleh Bupati Halmahera Selatan.

"Iya,sementara pekerjaan belum selesai karena ada penambahan lapak di bagian depan, kalau pekerjaannya sudah selesai maka kami akan menyesuaikan dengan jadwal pak Bupati guna melangsungkan acara peresmian," ujarnya.

Lanjut, untuk pasar sendiri kami targetkan pendapatan dalam tiap bulan Rp. 30-40 juta,jika ditambah dengan pendapatn minyak dalam 1 bulan ditaksir kurang lebih Rp.150 juta maka kami targetkan dalam jangka pertahun pendapatan BUMdes diangka Rp.2 miliyar lebih.

Itu pendapatan kotor nanti dibuka,kalau gaji keamanan,maupun karyawan yang lain semua sudah selesai barulah dialokasikan 25% untuk masuk ke kas desa. Tutupnya. (Bahrudin Sajim/Halmahera Selatan)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.