Header Ads

https://bizlawnews.id/

Presiden Jokowi Salah Sebut Padang sebagai Provinsi

 

Presiden Jokowi saat meninjau lokasi groundbreaking tol Sumbar - Riau, di Jalan Bypass Km 25, Padangpariaman, Sumatera Barat, Jumat (9/2/2018) lalu. Foto: setkab.go.id

RIAU
- Lagi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) salah sebut nama daerah saat memberikan kata sambutan. Kali ini, Jokowi salah sebut Kota Padang sebagai provinsi. 

Padahal, Padang adalah salah satu kota di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Kota Padang adalah ibu kota Provinsi Sumbar. 

Untuk diketahui, Rabu (19/5/2021), Jokowi melakukan kunjungan untuk meninjau pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera tepatnya ruas Pekanbaru-Padang, Seksi Pekanbaru-Bangkinang, Kota Pekanbaru.

Dalam sambutannya, Jokowi salah sebut Padang sebagai provinsi  seperti yang ada dalam video YouTube Sekretariat Presiden pada menit ke 15.50. 

”Sekali lagi dengan terbukanya banyak ruas-ruas jalan tol ini, kita harapkan mobilitas barang, mobilitas orang bisa dipercepat dan kita memiliki daya saing yang tinggi terhadap negara-negara lain,” katanya.

”Dengan adanya jalan tol maka produk-produk yang ada, baik di Provinsi Riau dan di Provinsi Padang nantinya akan memiliki daya saing yang baik," kata Jokowi lagi. Tentu saja, maksud Presiden Jokowi adalah Padang, ibu kota Provinsi Sumbar.

Kesalahan sebut nama provinsi itu, sontak mendapat perhatian publik. Sebelumnya, akun resmi Facebook Presiden Joko Widodo pernah pula salah menuliskan lokasi provinsi, seharusnya tertulis Sulawesi Selatan namun di akun tersebut ditulis Sulawaesi Utara, Rabu (5/11/2014) lalu. 

"Hari ini saya melakukan blusukan ke Sulawesi Utara. Ditemani oleh Ibu Negara Iriana, sekitar pukul 10.00 tadi pagi alhamdulillah saya telah tiba di Makassar dan akan meninjau irigasi serta mengikuti kegiatan panen padi di Sidrap," begitu tulisan di status Facebook Presiden Joko Widodo, saat itu.

Setahun kemudian, pengguna media sosial atau warganet pun pernah mengkritik Presiden Joko Widodo akibat salah ucap saat pidato peringatan Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2015, yang digelar di alun-alun Kota Blitar, Jawa Timur. 

Saat itu Jokowi mengatakan tempat kelahiran mantan Presiden Sukarno adalah Blitar, bukan Surabaya. "Setiap kali saya berada di Blitar, kota kelahiran Proklamotor kita, hati saya selalu bergetar," kata Jokowi. (RED/WF)


#presiden joko widodo

#jokowi

#salah sebut provinis padang

#peninjauan proyek tol lintas sumatera

#istana kepresidenan

#sekretariat presiden

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.