Header Ads

https://bizlawnews.id/

2.350 Izin Usaha Pertambangan Dicabut Kemen ESDM

Kementerian ESDM mencabut 2.350 izin usaha pertambangan di seluruh Indonesia. Hal itu dikarenakan mereka tidak melakukan kegiatan sama sekali. Foto : Ist.  

JAKARTA 
- Belum lama ini Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencabut 2.350 izin usaha pertambangan di seluruh Indonesia. Mereka yang dicabut izin usahanya adalah yang tidak melakukan kegiatan sama sekali. 

Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Percepatan dan Tata Kelola Minerba Irwandy Arif mengungkapkan saat ini Direktorat Jenderal Minerba Kementerian ESDM sedang menertibkan Izin UsahaPertambangan (IUP), baik IUP Penanaman Modal Dalam Negeri maupun IUP Penanaman Modal Asing, termasuk Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) dan Kontrak Karya (KK).

"Dari 5.600-an IUP saat ini, Presiden [Joko Widodo] meminta untuk meninjau kembali 1.600 IUP PKP2B dan KK yang tidak berkegiatan karena ini merugikan negara," ujar Irwandy di Jakarta, belum lama ini.

Namun, setelah dilakukan evaluasi, kata Irwandy, ternyata IUP yang tidak berkegiatan mencapai hampir 2.350 IUP. Pemerintah pun tengah mengevaluasi terhadap temuan tersebut.

Irwandy mengatakan pemerintah tidak akan segan untuk mencabut Izin Usaha Pertambangan bagi pemegang izin yang tidak bisa melakukan kegiatan dengan alasan yang bisa diterima.

"Ini akan dievaluasi satu per satu. Mereka yang tidak bisa lanjut, instruksi Presiden langsung, izin akan dicabut," kata Staf Khusus Menteri ESDM tersebut. (TD)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.