Header Ads

https://bizlawnews.id/

Heboh Klaim Stadion Joyokusumo sebagai Markas AHHA PS Pati

Stadion Joyokusumo milik Pemerintaj Kabupaten Pati selama ini dikelola Dinas DPUTR dan bukan milik pribadi. Foto : JP

PATI -
Pendukung fanatik Persatuan Sepak Bola Indonesia Pati (Persipa) yang akrab disebut Patifosi bergejolak, geram dengan adanya informasi bahwa status stadion Joyokusumo yang merupakan lapangan kebanggan orang bumi mina tani diklaim sebagai kandang kesebelasan PSG Pati yang kini telah berubah menjadi AHHA PS Pati.

Selama ini, belum ada informasi dari pihak dinas terkait mengenai status Stadion Joyokusumo yang merupakan markas tim sepak bola yang baru dibeli Youtuber kondang, Atta Halilintar dan Putra Siregar dari orang nomor 2 se-Kabupaten Pati, Saiful Arifin atau kerap disapa dengan Safin.

“Maaf Mas kami tidak bisa memberi jawaban, karena yang mengelola Stadion Joyokusumo itu Dinas PU (Pekerjaan Umum) dan selama ini Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) Kabupaten Pati tidak pernah diajak bicara masalah hal tersebut, karena PSG Pati adalah klub sepak bola profesional. Ngapunten Mas (maaf Mas, red), maturnuwun (terima kasih, red),” ungkap Mustamaji, Ketua KONI Kabupaten Pati melalui aplikasi pesan Whatsapp, (Minggu, 13-06-2021).

Hal senada juga disampaikan Jumani, yang merupakan Ketua Asosiasi Sepak bola Kabupaten (ASKAB). Menurutnya, penggunaan Stadion Joyokusumo adalah kewenangan pihak Dinas DPUTR Kabupaten Pati. “Untuk penggunaan Stadion Joyokusumo, silahkan konfirmasi langsung dengan yang bertanggungjawab operasional stadion. Setahu saya kewenangan DPUTR.” Ujarnya.

Menanggapi hal itu,  Faizal, Kepala DPUTR Kabupaten Pati mengaku bahwa tidak benar jika Stadion Joyokusumo dijadikan kandang kesebelasan AHHA PS Pati.“Gak kok, mereka gak pernah pinjam,” tukas Faisal.

Sementara Pujiono, Plt. Ketua supporter PERSIPA atau yang biasa disebut Patifosi Laskar Kebo Landoh mengatakan, laskar Sariden Kebo Landoh akan tetap mempertahankan Stadion Joyokusumo sebagai kandang PERSIPA.

“Saya mewakili perasaan anggota-anggota Patifosi setelah membaca wikipedia bahwa AHHA PS Pati menklaim stadion Joyokusumo sebagai kandangnya, padahal saya yakin izin saja belum, karena stadion Joyo Kusumo adalah aset Pemda Pati dan saat ini dikelola DPUTR. Itu perlu izin bahkan nyewa yang harus memutusi ndak hanya satu intansi harus lewat Bupati dan DPRD, jangan asal ngeklaim, ngrawat aja ndak pernah kok memiliki. Kita tegaskan bahwa stadion Joyokusumo adalah kandang Laskar Saridin (Kebo Landoh ) yaitu PERSIPA Pati dan kami akan mempertahankan itu. Kami menolak dengan keras, kalau mau punya stadion sendiri ya buat sendiri, kan katanya tim sultan.”Cetusnya. (WIS)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.