Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Para Kades Nilai Totok Tidak Layak Pimpin Pasopati Kabupaten Pati

Beberapa kepala desa di Kabupaten Pati menilai Ketua Pasopati Pati Eko Dwi Totok dianggap sudah tidak layak. Foto : Istimewa.

PATI
- Eko Dwi Totok, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Paguyuban Solideritas Kepala Desa (Pasopati) Kabupaten Pati dianggap tidak lagi layak untuk menduduki jabatan sebagai Ketua. Hal itu menyusul lantaran Totok dianggap tidak bisa melindungi dan mengayomi para Kades ketika tersandung masalah. 

Hal ini ditegaskan Kepala Desa Semampir Kecamatan Pati Kabupaten Pati Jawa Tengah Pramono kepada wartawan Minggu (6/6/2021).

Menurutnya, pemilihan Ketua Pasopati akan dilaksanakan bulan depan (Juli 2021,red), dan Totok harus diganti karena dianggap sudah tidak layak. Apalagi di masa kepemimpinannya,  banyak para Kades-kades di Pati yang mengeluh, karena menganggap Totok hanya memanfaatkan kapasitasnya sebagai Ketua Pasopati."Posisi Totok sebagai Ketua sudah menjadi keluhan para kades, dan banyak para Kades terombang-ambing seakan-akan sudah kehilangan induk pimpinan," katanya. 

Pramono yang juga sebagai pembina dalam struktur organisasi Pasopati juga menganggap bahwa, Ketua Pasopati selama ini hanya terkesan mementingkan dirinya sendiri, itu terlihat ketika Totok menjabat tidak pernah ada action untuk menggerakkan para Kades dalam kegiatan yang dianggap urgent. "Kita contohkan saja, ketika para kades mendapat desakan atau masalah dengan  oknum LSM dan wartawan, seharusnya ada koordinasi di lintas pasopati, entah itu masalahnya benar atau tidak, namun yang terjadi selama ini hanya terkesan dimanfaatkan, tidak ada unsur untuk menjembatani," sesalnya. 

Dari hasil penjaringan, sebagian besar para Kades di Pati tidak menginginkan Totok untuk menduduki jabatan sebagai Ketua Pasopati, dan untuk persiapan pemilihan nanti, para Kades di Pati harus jeli untuk memilih, siapa yang layak untuk mengganti posisi Totok, menduduki jabatan sebagai Ketua."Persiapan kita yaitu menghubungi kades yang punya niat, dan dianggap layak, dan sejauh ini ada beberapa nama-nama yang akan kita usulkan, hanya saja itu nanti tergantung voting dalam pemilihan, dan dalam waktu dekat juga kita akan laksanakan musyawarah untuk persiapan pemilihan, Ketua Pasopati yang baru," ujarnya. 

Dari informasi yang dihimpun di sejumlah desa, ada beberapa nama-nama yang layak untuk menduduki jabatan Ketua Pasopati dan menggantikan Totok, nama- nama itu mencuat dari hasil usulan para Kades di sejumlah desa, untuk para Kades yang dianggap pantas dan layak menduduki jabatan sebagai Ketua Pasopati yang baru, yakni, Kades Tegalharjo Handoyo, Kades Sumbermulyo Sutrisno, Kades Pagerharjo Iwan, Kades Sukobubuk Saman, Kades Kebonsawahan Sugiyono, Kades Lengkong Yashadi, Kades Purworejo  Ismunardi, Kades Kinanti Choirul anam, Kades Mulyoharjo Joko, Kades Semampir Pramono, Kades Mangunrekso Agus Sukamto.

"Memang Totok harus segera diganti, karena kami sudah merasa jenuh dengan kepemimpinannya, yang saya anggap tidak punya nyali sebagai Ketua Pasopati, apalagi dengan kapasitasnya sebagai Ketua Pasopati terkesan tidak bisa mengayomi para Kades di Pati," tambah salah satu Kepala Desa di Kecamatan Tlogowungu dan Kecamatan Kayen.(Wisnu Hendro/Pati)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.