Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Terkait Insentif Nakes, Bupati Pati Pastikan Dalam Waktu Dekat Cair

Bupati Pati Haryanto mengatakan, pencairan insentif itu hanya masalah teknis dalam pembayaran dan dalam waktu dekan akan cair dikirimkan ke rekening masing-masing nakes. Foto : Ist.

PATI
- Keterlambatan insentif bagi Tenaga Kesehatan (Nakes) yang menjadi garda terdepan penanganan Covid-19 yang sejak Januari sampai sekarang belum terbayarkan nampaknya menjadi perhatian Bupati Pati Haryanto. Melalui pesan Whatsapp yang disampaikan ke salah satu media, Haryanto mengaku bahwa keterlambatan itu adalah teknis. "Ini soal teknis dalam pembayaran yang belum terselesaikan," ungkapnya, Kamis (3/6/2021).

Menurutnya, insentif terhadap Nakes pasti akan terbayarkan, hanya saja ada sediki keterlambatan, sehingga para Nakes tidak usah khawatir. "Tidak usah khawatir lah. Apalagi seperti petugas penanganan covid-19 ini, kalau sampai tidak terbayarkan kan kasihan. Ini juga digarda terdepan. Kami tidak mungkin merugikan kepada petugas kesehatan," tandas Bupati Haryanto. 

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pati Suharyono menambahkan, saat ini proses pencairan untuk insentif Nakes memang sedang dicermati oleh Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK). Setelah semuanya selesai, nanti insentif akan segera ditransfer ke masing-masing rekening Nakes.

"Itu sudah dicermati oleh Dinkes. Nanti dalam waktu dekat sudah bisa cair," timpalnya. 

Sekedar diketahui, sebelumnya para Nakes di Kabupaten Pati mengeluhkan atas keterlambatan pembayaran insentif bagi Nakes yang berjuang di garda terdepan dalam penanganan Covid-19. Pemerintah Kabupaten Pati dianggap kurang peduli dalam memberikan perhatian, padahal perjuangan para Nakes ini dalam menangani pasien yang terpapar Covid-19, dianggap tidak mudah.

"Insentif kita belum dibayar oleh Pemerintah, alasannya apa kami tidak tahu. Kami terakhir menerima insentif pada Desember 2020, dan dikirim langsung ke rekening kami, tapi sampai sekarang kami belum dapat lagi," keluh Im, salah  seorang nakes yang bekerja di salah satu Rumah Sakit Daerah Pati.

"Virus Covid-19 ini sangat berbahaya dan sangat mudah menular. Kalau bukan tugas di bidang kesehatan, siapa lagi yang mau menangani. Untuk itu pemerintah jangan hanya memanfaatkan tenaga kami, namun tidak mau memperhatikan hak kami," tandasnya.(WIS)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.