Header Ads

https://bizlawnews.id/

Wapres Ma'ruf Amin Harapkan Agar Vaksinasi Lebih Dipercepat Lagi

Wapres K.H. Ma'ruf Amin mengingatkan agar masyarakat senantiasa meningkatkan kewaspadaannya, dan Pemda diharapkan terus menggiatkan vaksinasi. Foto : Setwapres.

 



Tangsel - Lonjakan kasus penularan virus Corona di DKI Jakarta berimbas terhadap warga yang tinggal di daerah perbatasan dengan Ibu Kota tersebut. Karena itu, Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma'ruf Amin meminta vaksinasi terhadap warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan Kota Tangerang dipercepat.

Permintaan itu diungkapkan Wapres K.H. Ma'ruf Amin saat meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di beberapa titik di Kota Tangsel, Selasa (15/6/2021). 

”Percepatan vaksinasi untuk mencapai target kekebalan kelompok sebesar 70 persen penduduk,”  terangnya saat melihat vaksinasi di Sport Center Kota Tangsel. 

Ma’ruf beralasan permintaaannya itu karena Kota Tangsel merupakan wilayah yang berbatasan darat dengan DKI Jakarta yang saat ini masuk klaster tinggi penularan COVID-19.

Jadi, katanya juga,  bila Kota Tangsel jumlah penduduk 1,3 juta berarti herd immunity atau vaksinasi harus tercapai sekitar 800 ribu orang. Jadi, lanjutnya, setiap hari harus 5.000 warga Kota Tangsel wajib divaksinasi. 

”Vaksinasi harus cepat dan segera. Karena Tangsel ini bagian dari klaster Jakarta dan sekitarnya yang tingkat penularannya cukup tinggi," kata Ma'ruf juga. 

Ketua MUI nonaktif ini juga meminta Pemkot Tangsel berkolaborasi dengan lembaga-lembaga yang ada untuk mempercepat proses vaksinasi tersebut. Mulai dari penyediaan tempat vaksinasi, menambah jumlah vaksinator hingga mensosialisasikan ke masyarakat tentang vaksinasi.

Ma'ruf juga mengatakan, vaksinasi merupakan salah satu upaya untuk menekan laju penyebaran COVID-19. Namun, di samping itu yang terpenting adalah melakukan pencegahan dengan menerapkan secara ketat, menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak atau menghindari kerumunan dan mengikuti pembatasan.

Ma'ruf juga kembali mengingatkan masyarakat untuk kembali meningkatkan kewaspadaan. 

"Tidak hanya pada vaksinasi tetapi juga untik mencegah penularan itu supaya diperketat pelaksanaan protokol kesehatan terutama masker, memang saya liat di pinggiran-pinggiran masih banyak yang tidak pakai masker begitu juga dengan intensivikasi penerapan PPKM pembatasan, yaitu di tingkat RW itu jadi sangat penting," cetusnya juga.

Selain itu, Ma’ruf juga mengingatkan Pemda agar memastikan pelaksanaan 3T (testing, tracing dan treathment) berjalan di wilayahnya. Menurutnya, selain 3M, kemampuan 3T juga perlu ditingkatkan untuk mengukur sejauh mana penularan terjadi di suatu wilayah, penelusuran dan proses antisipasinya.

"Untuk testing supaya dipercepat, penelusuran atau tracingnya ini juga untuk mengukur dari mana, tracingnya itu kalau bisa jangan 1-10 tapi sesuai target WHO, itu antara 10-30 per satu kasus, dan penyiapan treatment isolasinya," ungkapnya lagi.

Untuk diketahui, Wapres Mar’uf Amin memantau sejumlah titik vaksinasi di Kota Tangsel, Selasa (15/6/2021). Pertama, Mar’uf Amin didampingi Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono dan Kepala BNPB yang juga Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Ganip Warsito bersama Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie meninjau langsung proses vaksinasi di Sports Center Kota Tangsel. 

Berdasarkan pantauan Youtube Sekretaris Wakil Presiden, Mar’uf Amin menyaksikan langsung pelaksanaan vaksinasi yang pesertanya beragam mulai dari lansia, para pengemudi Organda, pedagang, dan masyarakat umum tersebut. 

K.H. Mar’uf Amin berkeliling mulai dari peserta melakukan pendaftaran, pemeriksaan kesehatan awal, divaksin, hingga proses observasi. Mar’uf juga sempat berinteraksi dengan para peserta vaksinasi dan para vaksinator mengenai kendala atau hambatan yang dirasakan selama proses vaksinasi. 

Setelah berkeliling di area vaksinasi Sports Center Kota Tangsel, Wapres juga melakukan pantauan vaksinasi titik lainnya di daerah itu melalui pertemuan daring. Antara lain, pelaksanaan vaksinasi di RS Mitra Keluarga Bintaro dan Komplek Batan, Polres Tangsel, dan beberapa Puskesmas di kota tersebut. (RED)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.