Header Ads

https://bizlawnews.id/

Terjaring Razia PPKM, Lima Anggota DPRD Labuhanbatu Utara Sumatera Utara Positif Narkoba


Tangkapan layar yang menunjukkan anggota DPRD Labuhanbatu Utara berpesta di salah satu diskotik dan disebut positif menggunakan narkoba. Foto : Ist.

MEDAN
- Aksi memalukan dilakukan lima anggota DPRD Labuhanbatu Utara (Labura). Di saat penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), para anggota Dewan itu malah asik berpesta pora di salah satu diskotik.  

Usai terjaring razia, lima anggota DPRD itu dinyatakan positif mengkonsumsi narkoba. Kesimpulan itu didapati usai polisi melakukan tes urine terhadap kelima anggota dewan tersebut.

"Iya, seluruhnya (5 anggota DPRD Labura yang diamankan) positif (mengonsumsi narkoba)," terang Kasat Narkoba Polres Asahan AKP Nasri Ginting, Minggu (8/8/2021).

Hingga saat ini, kelima  anggota dewan itu masih ditahan di Markas Polres (Mapolres) Asahan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pada penangkapan tersebut, polisi juga menemukan barang bukti narkoba berupa pecahan butiran pil ekstasi.

"Sekarang masih dilakukan penahanan, masih di Mapolres," kata Nasri juga.

Untuk diketahui, sebelumnya jajaran Polres Asahan melakukan razia PPKM di salah satu lokasi karaoke yang ada di  Kisaran, Kabupaten Asahan, Sabtu (7/8) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. 

Saat itu ada 17 pengunjung yang diamankan, termasuk 5 anggota DPRD Labura. Dari 17 pengunjung yang diamankan, 14 dinyatakan positif mengkonsumsi narkoba, termasuk juga 5 anggota DPRD Labura.

Ditangkapnya lima oknum anggota DPRD Labura ini diperkuat dengan hadirnya Ketua DPRD Labuhanbatu Utara, Indra Surya Bakti. Indra membenarkan bahwa 5 anggotanya ditangkap polisi.

"Kami prihatin dan kami juga memberikan semangat kepada anggota DPRD Labuhanbatu Utara yang diduga seperti yang diberitakan oleh media. Jadi kami menyerahkan sepenuhnya kepada penyidik. Jadi kita tunggu saja," kata Indra. (RD)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.