Header Ads

https://bizlawnews.id/

Gandeng Telkom, Peruri Luncurkan e-Materai

PERURI bekerjasama dengan PT Telkom Indonesia meluncurkan e-materai dan surat elektronik terintegrasi. Foto : Ist.

JAKARTA -
Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) menggandeng PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk meluncurkan meterai elektronik atau e-materai. Selain itu, mereka juga meluncurkan surat elektronik terintegrasi.

Kedua produk digital tersebut merupakan upaya mendukung transaksi keuangan digital di Indonesia. Menteri BUMN Erick Thorir mengatakan Indonesia harus masuk ke ekosistem digital agar bisa bersaing dengan negara lain.

“Kita sebagai Negara dan BUMN harus bisa berada dan beradaptasi dalam ekosistem digital. Khususnya Peruri yang diharapkan dapat tetap eksis di posisinya, termasuk dalam membuat tanda tangan digital, bitcoin atau e-money yang sudah kita bicarakan. Begitu pula, e-meterai yang hanya menjadi bagian terkecil dari ekosistem digital milik BUMN,” ujar Erick.
Rencananya, penggunaan e-meterai dimulai di lingkungan Telkom Group dan bank Himbara (BRI, BNI, BTN, dan Bank Mandiri). Alasannya yaitu Telkom sebagai penyedia layanan e-meterai, kemudian transaksi elektronik harian di industri perbankan sangat tinggi.Ke depannya, e-meterai akan diterapkan di berbagai transaksi elektronik masyarakat yang masuk dalam kategori transaksi yang dikenakan bea meterai. Penerapan e-meterai bertujuan memberikan kepastian hukum atas dokumen elektronik serta mengoptimalkan penerimaan negara dengan tarif bea meterai yang berlaku.Sementara itu, sistem surat elektronik terintegrasi yang juga diluncurkan merupakan sebuah sistem nota dinas elektronik. Produk tersebut dapat digunakan secara terintegrasi dan real-time baik antarBUMN, Kementerian BUMN dengan seluruh BUMN, maupun di internal masing-masing.

Peruri menggandeng Telkom sebagai penyediaan layanan. Nota dinas elektronik ini dilengkapi digital signature serta secure encryption/decryption untuk menjamin keamanan dan kerahasiaan informasi.

“Sesuai dengan amanah Peraturan Pemerintah Nomor 6 tahun 2019 yang memperluas penugasan Peruri tidak hanya mencetak uang dan juga dokumen sekutiti negara tapi juga kepada layanan digital sekuriti. Pada 2019 Peruri meluncurkan tiga produk digital yaitu Peruri Code untuk penjamin keaslian barang, Peruri Sign untuk penjamin keaslian dokumen dan Peruri Trust untuk sistem integrasi dan real monitoring serta track and trace,” kata Direktur Utama Peruri, Dwina S Wijaya.Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah, berterima kasih kepada Peruri atas kepercayaan terkait digitalisasi e-meterai serta surat elektronik terintegrasi. Ia mengatakan bangga bisa ikut mendorong digitalisasi di BUMN.

Ririek meyakini digitalisasi akan meningkatkan daya saing bangsa untuk sejajar dengan bangsa lain.

"Telkom sendiri saat ini terus berupaya untuk mengakselerasi transformasi digital seiring dengan langkah untuk menjadi digital telco terdepan," ujar Ririek.(RD)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.