Header Ads

https://bizlawnews.id/

Polisi Tetapkan Tiga Pegawai Lapas sebagai Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Kelas I Tangerang

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat.

JAKARTA -
Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya menetapkan tiga orang petugas lembaga pemasyarakatan (lapas) atau sipir jadi tersangka dalam kasus kebakaran di Lapas Klas I Tangerang yang menewaskan 49 narapidana dan melukai puluhan lainnya.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mengatakan penetapan tiga sipir yang berjaga saat malam kebakaran jadi tersangka tersebut setelah penyidik mendapatkan tiga alat bukti dari keterangan saksi, dokumen, dan keterangan tersangka.

"Saat gelar perkara ditetapkan tiga tersangka," terangnya dalam konferensi  pers, Senin (20/9/2021). Menurut Tubagus juga, ketiganya ditetapkan sebagai tersangka dugaan kelalaian yang mengakibatkan hilangnya nyawa sebagaimana Pasal 359 KUHP.

Ada tiga alat bukti yang digunakan oleh polisi untuk menetapkan para tersangka. Di antaranya adalah saksi, keterangan ahli, dan dokumen surat.

”Ada tiga alat bukti, pertama itu keterangan saksi, keterangan ahli, dan surat dokumen salah satunya dokumen tentang CCTV yang menentukan jam berapa mulai kebakaran, menentukan posisi petugas lapas, dan lain sebagainya," ujar Tubagus juga. 

Dalam penyelidikan, ada delapan CCTV yang disita oleh kepolisian. "Ada delapan titik CCTV dan sudah disita sebagaimana diatur dalam KUHP," cetusnya lagi. 

Untuk mengungkap kasus kebakaran Lapas Tangerang ini, kepolisian juga memeriksa dua saksi ahli kebakaran yang berasal dari Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Universitas Indonesia (UI).

Adapun terkait dengan Pasal 187 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) perihal unsur kesengajaan dan Pasal 188 KUHP terkait unsur kelalaian, penyidik masih mengumpulkan bukti-bukti lainnya.

"Sedangkan 187, 188 penyidik masih memutuskan pemenuhan alat bukti Insya Allah bisa kita selesaikan minggu ini kita selesaikan," cetusnya.

Sebagaimana diketahui, kasus kebakaran yang terjadi pada 8 September 2021 lalu di Lapas Klas I Tangerang itu menewaskan 49 orang narapidana yang terjebak kobaran api yang meluluhlantakan penjara yang dibangun sejak 1972 tersebut.(RD)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.