Header Ads

https://bizlawnews.id/

Fadli Zon Minta Harga Dasar PCR Test Dibuka ke Publik

Tarif tes PCR yang turun drastis dari harga di atas Rp 1,5 jutaan menjadi Rp300 ribuan menjadikan publik bertanya-tanya, berapa sebenarnya harga dasar PCR test. Foto : Ist.

Jakarta -
Keputusan untuk memberlakukan tes PCR untuk penumpang pesawat menuai kontroversi dan penentangan publik. Apalagi harga tes PCR yang pada awal pandemi selangit kemudian diturunkan menjadi separuhnya, membuat publik semakin bertanya-tanya, ada apa sebenarnya di balik kebijakan itu.

Harga tes PCR yang mengalami penurunan drastis dari masa di awal pandemi Covid-19 menuai sorotan publik. Pasalnya, angka penurunan harga dari Rp 1,5 jutaan menjadi hanya Rp 400 ribuan.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mendesak pemerintah untuk membuka secara gamblang berapa sebenarnya harga dasar PCR. Dia tidak ingin pandemi justru dimanfaatkan sekelompok orang untuk meraup rente.

“Sebaiknya terbuka atau dibuka berapa harga dasar tes PCR. Jangan menjadikan pandemi Covid-19 ini bisnis di atas penderitaan rakyat,” tegasnya lewat akun media sosial, Selasa pagi (26/10).

Menurutnya, pemerintah seharusnya mengeluarkan kebijakan untuk penurunan harga PCR. Pasalnya, pernyataan dari pemerintah terbukti efektif menurunkan harga PCR secara drastis.

“Bahkan hanya dengan sekali pernyataan,” sambungnya.

Senada itu, Deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), M. Said Didu, merasa aneh lantaran harga PCR turun teramat drastis. Baginya penurunan dari Rp 2 juta menjadi Rp 300 ribu justru meningkatkan kecurigaan terhadap "bisnis" PCR.

“Jika sekarang bisa dengan harga Rp 300 ribu, artinya biayanya di bawah Rp 300 ribu. Mari menduga berapa untung yang sudah mereka nikmati di balik aturan selama ini?” ujarnya lewat akun media sosial pribadinya.(GR/RD)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.