Header Ads

https://bizlawnews.id/

Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah dan Pembangunan Cold Storage di Pati Memasuki Tahap II

Kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan tanah dan pembangunan Cold Storage di Kabupaten Pati kini memasuki tahap II di Kejari Pati. Tak lama lagi akan dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang. Foto : Wisnu/Biro Pati. 

PATI 
- Kejaksaan Negeri (Kejari) Pati sudah menerima tahap II dugaan tindak pidana korupsi pengadaan tanah dan pembangunan cold storage oleh Perum Perikanan Indonesia (Perindo) di Jalan Juana - Rembang, Desa Bumimulyo, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati. 

"Saat ini, pengusutan kasus tersebut sudah tahap II, dan sudah dilimpahkan oleh Kejati ke Kejari Pati pada Kamis (21/10)," ungkap Kasipidsus Kejari Pati Herry Setiawan, Selasa (26/10/2021), di ruang kerjanya. 

Kasus tersebut, lanjutnya, sudah menetapkan 2 orang tersangka yakni MR dan KS. Keduanya dianggap bersalah karena dianggap sebagai aktor dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pengadaan tanah dan pembangunan Cold Storage oleh Perum Perindo di Jalan Juana - Rembang tahun 2016/2017 yang merugikan anggaran sebesar Rp 400 juta lebih.

Kasipidsus Kejari Pati Herry Setiawan. Foto : Wisnu

"Ada 2 orang tersangka, dan selanjutnya perkara ini sudah dialihkan ke Kejari Pati, namun tidak menutup kemungkinan untuk jaksa dari Kejati juga akan dilibatkan, karena perkara itu awalnya kan dari Kejati," ujarnya. 

Perkara tersebut merugikan anggaran negara sebesar Rp 400 juta lebih, dan dalam waktu dekat akan segera dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, setelah dilimpahkan ke Kejari Pati.

"Minggu depan kemungkinan sudah kita limpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang," tambahnya. 

Atas kasus tersebut, keduanya yakni MR melanggar undang-undang pasal primer, Pasal 2 dan 3, dan pasal 11 tentang UU Tipikor, semantara untuk KS melanggar Pasal 2, 3, dan pasal 13 UU Tipikor dengan ancaman masing-masing pidana diatas 5 tahun.(WIS)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.