Header Ads

https://bizlawnews.id/

Soal Pungutan ke Agen e-Warong, Kadinas Sosial Kabupaten Pati Akan Segera Tindak Lanjuti

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pati Mohtar. Foto : Wisnu Hendro/Biro Pati.

Pati 
- Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pati Jawa Tengah Mohtar akan segera menindaklanjuti informasi terkait dugaan pungutan uang sebesar Rp 250 per Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang melibatkan nama Camat di Kecamatan Winong Tikno. 

"Segera kami tindak lanjuti," tegas Mohtar kepada wartawan, Selasa (12/10/2021) melalui pesan whatsappnya. 

Dari Informasi yang mencuat di wilayah Kecamatan Winong, terdapat adanya pungutan uang sebesar Rp 250 /KPM. Uang itu diambil dari setiap agen pemilik e-Warong yang ada di wilayah Kecamatan Winong melalui ketua paguyuban e-Waong.

"Akan segera kita tindak lanjuti dan kita cek untuk mengklarifikasi sesuai dengan ketentuan," janjinya.

Disinggung soal konsekuensinya terhadap Camat Winong apabila terjadi pungutan uang sebesar Rp 250/KPM, Mohtar sendiri enggan memberikan tanggapan. 

Diketahui sebelumnya, beredar kabar adanya keluhan dari sejumlah pemilik e-Warong untuk Penyaluran BPNT di wilayah Kecamatan Winong. Keluhan itu menyusul dengan adanya pungutan  uang sejumlah Rp 250/KPM yang dilakukan oleh Ketua Paguyuban yang diperintah oleh Camat. Padahal Camat Winong sendiri baru menjabat sejak Juni 2021 lalu, sementara atas perintah Camat melalui Ketua Paguyuban e-Warong meminta uang dari BPNT mulai Januari 2021 untuk semua agen yang ada di wilayah Kecamatan Winong.

"Camat waktu itu katanya telpon ke Ketua Paguyuban, lalu disampaikan ke semua agen, untuk mengalokasikan anggaran Rp 250/KPM, dan harus disetorkan ke Camat," ungkap salah satu agen pemilik e-Warong beberapa waktu lalu.(WIS)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.