Header Ads

https://bizlawnews.id/

Polres Pati Peringkat Pertama se-Jateng Pengungkapan Kasus Dalam Operasi Sikat Jaran Candi 2021

Konferensi Pers mengenai capaian Operasi Sikat Jaran Candi 2021 oleh Jajaran Polres Pati, Selasa (2/11). Polres Pati mendapatkan apresiasi dari Polda Jawa Tengah untuk kesuksesan kegiatan operasi Sikat Jaran Candi 2021. Foto : Wisnu/Biro Pati. 

PATI 
-  Jajaran Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Pati patut diapresiasi. Hal itu dikarenakan kegiatan Operasi Sikat Jaran Candi 2021 yang dilaksanakan 11 sampai 30 Oktober 2021 berhasil mengungkap 26 kasus tindak pidana dengan 20 tersangka yang kini sedang dalam penyidikan dan penyelidikan. 

Dari puluhan kasus yang berhasil diungkap pada gelar operasi Sikat Jaran Candi 2021, yang disampaikan saat acara pers rilis Polres Pati, yang dihadiri Kapolres eks Karisedenan Pati, Polres Pati menempati posisi peringkat pertama dalam pengungkapan kasus dengan tersangka terbanyak se-Polda Jawa Tengah.

Kapolda Jawa Tengah Irjend Pol Ahmad lutfi dalam paparannya melalui Video Converence yang disaksikan oleh jajaran Polres yang ada di jawa Tengah menyampaikan kegiatan ini untuk mengungkap kasus pasal 362, 363, 365 dan 480 KUHP. Operasi Sikat Jaran Candi ini dilaksanakan pada 11 Oktober 2021 hingga 31 Oktober 2021, dengan mengungkap 325 tersangka terdiri dari 318 laki - laki dan 6 perempuan dan seorang anak,"Pencapaian operasi kali ini sudah melebihi target dari operasi yang yang dilakukan, karena dalam operasi ini sudah mengamankan barang bukti senilai lebih dari 8 milyar,"Ujarnya. 

Sementara Kapolres Pati AKBP Christian Tobing dalam paparannya mengatakan, Dari semua perkara selama operasi sikat jaran candi 2021, Polres Pati mengamankan barang bukti berupa 2 unit mobil, 22 unit sepeda motor, 2 buah telepon genggam, dan 2 bilah senjata tajam.

Selain itu, Lanjut mantan Kapolres Wonogiri itu mengaku, bahwa dari total kasus yang berhasil diungkapnya, satu di antaranya yang menonjol yaitu terkait kasus pencurian dengan pemberatan yang dilakukan pasangan suami istri yang diancam dengan hukuman di atas lima tahun,"Tersangkanya berinisial UA dan GA warga Desa Ngawen Kecamatan Margorejo, dan TKP di depan rumah kedua tersangka, adapun barang bukti yang dikembalikan ke pemilik untuk sementara 2 unit mobil dan 1 unit motor", tuturnya.

Christian juga menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dengan tingkat kejahatan pencurian yang kian kerap beraksi disaat pemilik kendaraan lengah dan jangan dengarkan kabar Hoax tentang percuma lapor polisi.(WIS)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.