Header Ads

https://bizlawnews.id/

Komisi III : Belum Diketahui Kontraktor Penambangan Endesit di Desa Wadas

Kegiatan penambangan batu endesit di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Foto : tempo.

Jakarta -
Temuan Komisi III DPR RI mengenai kasus penambangan batu endesit di Desa Wadas, sedikit mengurai pertanyaan publik dibalik prosesnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bungkam saat ditanyai oleh Komisi III DPR RI terkait siapa kontraktor utama penambang batu endesit di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo untuk Bendungan Bener tersebut. Demikian disampaikan sebagian besar anggota Komisi III DPR RI yang melakukan kunjungan kerja di Desa Wadas beberapa waktu lalu, usai adanya konflik antara aparat dan warga setempat tentang perebutan lahan.

Taufik Basari, anggota Komisi III DPR RI kepada wartawan mengungkapkan, pihaknya setelah berdialog dengan warga setempat serta pemerintah daerah Jawa Tengah bersama beberapa pihak tidak disebutkan perusahaan apa yang bakal menjadi kontraktor dalam proses penambangan tersebut.

“Kemarin tidak disebutkan apa saja BUMN-nya,” ucap Taufik Basari, Minggu (13/2).

Mantan direktur LBH Jakarta ini menambahkan, yang menggarap penambangan batu endesit di Desa Wadas tersebut merupakan organisasi milik pemerintah bekerjasama dengan BUMN.

"Berdasarkan rapat hari Jumat kemarin yang disampaikan ke kita, pihak yang akan mengerjakan adalah Balai Besar Wilayah Sungai (BBSW) Serayu Opak bekerjasama dengan BUMN,” imbuhnya.

Selain itu, anggota Komisi III DPR RI Supriansah juga mengaku warga dan pemerintah setempat tidak memberikan informasi mengenai perusahaan BUMN mana yang akan melakukan penambangan di Desa Wadas tersebut.

“Itu saya belum tahu,” katanya.

Dia menjelaskan, para pihak yang datang ke Desa Wadas dalam hal ini BBWS dan BPN, baru melakukan pengukuran tanah belum sampai penambangan batu endesit.

"Belum di tambang karena baru di ukur oleh BPN. Tanah masyarakat pemilik tanah di Wadas juga belum dibayar oleh pemerintah,” katanya.

Legislator dari Fraksi PPP yang juga ikut dalam kunjungan ke Desa Wadas Arsul Sani juga menyampaikan hal serupa, pihaknya tidak mengetahui siapa yang bakal menjadi kontraktor atau penambang batu endesit di Desa Wadas tersebut.

“Wah saya belum tahu,” tutupnya.(RM/GR)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.