Header Ads

https://bizlawnews.id/

DKI Jakarta Turun ke PPKM Level 2, Proses Belajar Mengajar Masih 50% PTM

Meskipun Provinsi DKI Jakarta turun ke level 2, kegiatan belajar mengajar masih menerapkan 50% PTM dan 50% PJJ. Foto : Ist.

JAKARTA -
Meskipun Provinsi DKI Jakarta diturunkan menjadi status status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2, namun Dinas Pendidikan DKI Jakarta tetap memberlakukan aturan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan kapasitas 50 persen.

Hal itu diungkapkan Kepala Bagian Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taga Radja Gah, Kamis (10/3). "Masih 50 persen," tukas Radja Gah.

Ia menambahkan, pihaknya sudah melakukan pembahasan terkait dengan PPKM level dua di Jakarta. Lebih lanjut ia menerangkan bahwa pihaknya masih menunggu arahan lebih lanjut dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

"Dinas Pendidikan belum ada arahan lebih lanjut terkait hal ini karena menunggu kebijakan dari Kemendikbud Ristek," ucapnya.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah menerbitkan Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 191 Tahun 2022 tentang PPKM level dua.

Dalam Kepgub terbaru itu, Anies salah satunya mengatur pelaksanaan PTM dilakukan terbatas dan/atau pembelajaran jarak jauh berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19.

SKB Empat menteri melibatkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri.

Selain itu, PTM di Jakarta juga menyesuaikan Surat Edaran Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 2 Tahun 2022 tentang Diskresi Pelaksanaan Keputusan Bersama empat menteri tersebut.

Dalam diskresi itu disebutkan bahwa PTM terbatas dapat dilaksanakan dengan jumlah peserta didik 50 persen dari kapasitas ruang kelas pada satuan pendidikan di daerah PPKM level dua.(SC/RD)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.