Header Ads

https://bizlawnews.id/

Kembali Berubah; Aturan Baru Mudik 2022 Wajib Antigen dan PCR

Satgas Covid-19 kembali mengeluarkan Surat Edaran terbaru sebagai dasar aturan yang mewajibkan agar pemudik melakukan test antigen dan PCR. Foto : Ilustrasi

Jakarta -
Kebijakan yang cepat berubah masih saja terjadi di republik ini. Apalagi terkait dengan penanganan mudik 2022. Apabila sebelumnya pemerintah hanya mensyaratkan vaksin booster sebagai syarat mudik, kini aturan itu ada tambahannya.

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 menerbitkan Surat Edaran (SE) No. 16 Tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi COVID-19. Surat Edaran (SE) mengatur syarat mengenai syarat bagi Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN), termasuk pemudik di dalamnya. 

Surat edaran yang diunggah di laman covid19.go.id. Isi dari SE itu adalah sebagai berikut.

PPDN dengan moda transportasi udara, laut, darat menggunakan kendaraan pribadi atau umum, penyeberangan, dan kereta api antar-kota dari dan ke daerah di seluruh Indonesia berlaku ketentuan sebagai berikut: 

  • PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga (booster) tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen; 
  • PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen yang sampel-nya diambil dalam kurun waktu 1 x 24 jam atau hasil negatif tes RTPCR yang sampel nya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan; 
  • PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR yang sampel nya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan; 
  • PPDN dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan pelaku perjalanan tidak dapat menerima vaksinasi wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR yang sampel nya diambil dalam kurun waktu maksimal 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan persyaratan wajib surat keterangan dokter dari Rumah Sakit Pemerintah yang menyatakan bahwa terkait belum dan/atau tidak dapat mengikuti program vaksinasi COVID-19; atau 
  • PPDN dengan usia 6-17 tahun dan telah menerima vaksin dosis kedua dikecualikan terhadap kewajiban menunjukkan hasil negatif antigen tes cepat, namun vaksin wajib kartu/sertifikat dosis kedua. 
Nah, bagi anda yang ingin mudik, silahkan cermati aturan baru Satgas tersebut.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.